Matematika di tengah Jalan
Bermain itu menyenangkan, di mana saja & kapan saja. Anak-anak selalu bermain, bahkan ketika berjalan, berbelanja, bertransaksi. aaahh... mereka terus bermain dan bahagia dengan permainanya.
Bila kita cermati dalam permainan mereka, kita akan menemukan keunikan dan pelajaran yang mereka nikmati. Seperti ketika Husna dalam perjalanan membeli es cream.
Suatu sore, bunda menemani putri Husna membeli es cream :
(H sebagai Husna & B sebagai Bunda)
H : Bunda, Putri mau membeli es creamnya untuk bunda juga, adek Husein, ayah daaan... adek Jannah sudah boleh makan es cream bunda?
(bunda tersenyum dan bilang)
B : Kalau sedikit boleh sayang.
H : Kalau banyak?
(Bunda menggeleng)
B : Kalau begitu, berapa banyak es cream yang mau Putri Husna beli?
(sambil menunjuk-nunjuk jarinya, Putri Husna menyebutkan satu persatu nama orang yang akan dibelikanya es cream)
H : Ayah, adik Husein, Bunda dan Husna, adik janah dibelikan kue saja.. es creamnya dikasih cicip saja.. iya kan bunda..
(bunda tersenyum dan mengangguk).
B: Eh.. berapa ya uang yang kita perlukan untuk membayar? kurang gak ya?
H : Satu es cream memang berapa harganya bunda?
B : Dua ribu sayang...
(maka tiba-tiba macetlah perjalanan mereka berdua. Putri Husna sibuk menjumlahkan harga es cream, dua ribu untuk setiap es cream. mengilustrasikan dua jari-jari sebagai rupiah, melihat uang, pusing, kepanasan, berdiri lama namun tetap saja tidak berhenti membicarakan dua ribu ditambah dua ribu dan seterusnya).
*maaf ya tidak ada foto/vidio, saking naturalnya waktu itu jalan hanya bawa uang saja.
IIP/KuliahBunsay/ILoveMath/MathAroundUs
Begitulah serunya bermain dan dekatnya matematika dengan kita.
Komentar
Posting Komentar