NHW#3



Assalamu’alaikum suamiku sayang...

Aku mendoakanmu senantiasa dalam limpahan ridho dan kasih sayang yang Maha Hidup... Terimakasih atas segala kemurahan dan kelembutan hati yang selalu terpancar tulus.
Apa kabar cinta pertamaku... aku merindukanmu selalu. Hal yang unik yang sering kita rasakan beberapa tahun terakhir, kita sering merasa memendam rindu yang dalam, padahal 24 jam berada dalam rumah yang sama. Anugrah dan amanah Allah yang kita terima dengan syukur dan suka cita membuat kita tetap tersenyum meskipun dalam lelah di ujung malam. Anak-anak yang lucu dan selalu memiliki rasa ingin tahu setiap saat, sifat polos yang terlihat sangat tulus membuat kehidupan ini seperti sebuah permainan, semakin sering memainkannya semakin banyak kita bisa mengambil hikmah dan pelajaranya.
Alhamdulillah sayang, pernikahan kita akan segera memasuki usia yang ke-8 tahun... adalah bukan waktu yang singkat untuk kita dapat menaklukkan halang rintang unik dan limited yang Allah hidangkan untuk kita. Sehingga kita kembali bisa berbenah dan berdamai dengan kehidupan untuk kembali menempuh perjalanan dengan tujuan pasti.
Sayang... aku sering merasa beruntung diberikan jodoh sepertimu... perjalanan yang sangat jauh, terjal dan penuh halang rintang namun kau senantiasa membimbingku dengan sabar. Sering aku terjatuh namun uluran tangan perkasamu selalu mampu membuatku tegak kembali di sisimu. Sayang.. engkau sungguh luar biasa. InsyaAllah jalan yang masih membentang panjang di depan akan mudah kita lalui bersama selama kita senantiasa dalam liputan cahaya Ilahi. Sebagai mana yang senantiasa engkau tuturkan padaku setiap ba’da subuh dan ketika anak-anak sudah terlelap. Kita harus senantiasa berdo’a dan istiqomah agar senantiasa dalam liputan cahaya tersebut.
insyaAllah dengan cahaya dan kasih sayang yang Allah turunkan kepadamu wahai suamiku... engkau mampu menahkodai kami, menjadi teladan yang ikhsan untuk anak-anak kita. Anak-anak yang merupakan amanah terbesar kita saat ini. Mereka akan menjadi penggerak peradaban dan mewariskannya kepada anak cucu mereka. Karna itulah, mereka sangat membutuhkan sosok ayah sepertimu. Bersamamu aku bisa mengerjakan tugas besar dari yang Maha Kuasa itu sayang..
Alhamdulillah... puji syukur hanya milik Allah. Terimakasih sayang atas segala keikhlasan dan ketulusanya menjadi pendampingku, pemimpin bagiku dan anak-anak kita. Menuju satu tujuan kehidupan.

Dariku yang selalu butuh belajar dan membenahi diri.
I love you, seperti kali pertama dan selamanya. Aamiin..



Balasan dari suami


Waalaikumsalaamwarahmatullaahiwabarakaatuh..

Ah cintaku..hatiku tersipu malu menerima surat cinta darimu.. :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-)
Aku ini hanya sebelah sayap yang tak kan pernah mampu terbang bila ketiadaan dirimu..
Puji syukur ku pada Sang Pemilik Cinta mempertemukan kita dan memberikan banyak cerita.

Dalam rentang panjang jalan kembali..
Ku hanya ingin bersamamu dengan kekuatan Cinta Nya.

Kita memang setitik debu yang mestinya tiada..
Kemilau Cahaya-Nya semestinya menjadikan kita semakin tiada dan lebur bersama.

Terimakasih ku yang tak bisa diterka sampai tak terhingga.

Kilau berlian membuat para bidadari cemburu..
Pintu-pintu istana syurga mereka tutup untuk ku..
Kemanalagi mau kembali kalau bukan kepada Raja Cinta..




Potensi dan kekuatan anak-anak
a.      Husna Habibatullah (5 y 2 m)
1.       Pengasih
2.       Penyayang
3.       Audio visual
4.       Suka menghafal al-qur’an
5.       Ngefans dengan Rasulullah
6.       Linguistik
7.       Sosial
8.       Suka merapikan, bersih dan rajin
9.       Peduli
10.   Pandai bedagang
11.   Dialog dan memahami percakapan
12.   Pandai bercerita dan mengambil hikmahnya
13.   Jujur
14.   Loyal
15.   Mudah memaafkan
b.      Abdurrahman Husein Al Hakam
1.       Suka dengan cerita dan dongeng
2.       Suka setor hafalan
3.       Pemimpin
4.       Ide kreatif
5.       Logika
6.       fokus

Potensi diri
1.       Penyayang
2.       Penyabar
3.       Detail
4.       Fokus
5.       Senang berbagi/memberi
6.       Rajin
7.       Suka menjahit dan menanam
8.       Pembelajar
9.       Suka dengan anak-anak
1.   Suka berdagang


Mengapa saya dihadirkan ditengah-tengah keluarga (suami dan anak-anak) seperti ini dengan bekal potensi tersebut?

1.       Allah ingin saya terus belajar.
2.       Allah ingin saya menjadi istri yang mau memperbaiki diri dengan istiqomah.
3.       Allah ingin saya menjadi isti dan ibu yang sabar
4.       Allah ingin saya mengatur rumah tangga di bawah bimbingan suami.
5.       Allah menginginkan agar saya belajar menuangkan kasih sayang secara porposional.
6.       Allah menginginkan saya supaya fokus terhadap hobi dan kesukaan saya.


Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? Adkah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?

1.       Menyiapkan generasi akil balig yang mencintai Allah dan Rasulullah
2.       Melatih ketajaman qolbu.

Komentar